kalkulatorcrypto.online

Kalkulator

Kalkulator Average Buy Crypto

Jika Anda membeli crypto beberapa kali dengan harga berbeda, kalkulator ini membantu menghitung total aset, total modal, harga beli rata-rata, harga beli efektif dengan biaya, dan estimasi break-even.

Kalkulator Average Buy Crypto

Tambahkan beberapa pembelian untuk menghitung harga beli rata-rata, total aset, total biaya, dan break-even.

Total aset

Total modal

Rp —

Total biaya

Rp —

Harga beli rata-rata

Rp —

Harga beli efektif

Rp —

Break-even estimasi

Rp —

Cara menggunakan

  1. Klik tombol tambah untuk setiap pembelian.
  2. Masukkan jumlah aset, harga per aset, dan biaya.
  3. Duplikat baris jika ada pembelian serupa.
  4. Lihat total aset, total modal, dan harga beli rata-rata.
  5. Gunakan tombol salin untuk menyimpan hasil.

Metodologi dan batasan

Total modal dihitung dari jumlah aset dikalikan harga, lalu ditambah biaya. Harga beli rata-rata adalah total modal dibagi total aset. Break-even adalah estimasi harga jual agar modal kembali, belum termasuk biaya jual.

Data disimpan di browser Anda dan tidak dikirim ke server. Jika Anda membersihkan cache browser, data akan hilang.

Pertanyaan Umum

Apa itu average buy?

Average buy atau harga beli rata-rata adalah harga rata-rata dari seluruh pembelian yang Anda lakukan. Rumusnya adalah total modal dibagi total aset.

Apakah biaya trading diperhitungkan?

Ya. Anda bisa memasukkan biaya per transaksi dalam persen. Biaya tersebut akan menambah total modal dan memengaruhi harga beli rata-rata efektif.

Bagaimana cara menentukan break-even?

Break-even ditampilkan sebagai estimasi harga jual minimum agar modal kembali. Untuk perhitungan yang lebih detail termasuk biaya jual, gunakan kalkulator profit crypto.

Apakah data saya disimpan?

Data formulir disimpan secara lokal di browser Anda (localStorage) agar tidak hilang saat halaman dimuat ulang. Tidak ada data pribadi yang dikirim ke server.

Disclaimer

Hasil kalkulator bersifat estimasi. Pasar crypto volatile dan harga bisa berubah kapan saja. Gunakan hasil sebagai acuan, bukan rekomendasi investasi.